Jasa pembuatan sumur bor, artesis, submersible oleh tenaga-tenaga ahli dan berpengalaman dibidangnya.

90% Sumber Air di Yogya Tercemar Bakteri Coli

90% Sumber Air di Yogya Tercemar Bakteri Coli

YOGYAKARTA - Sekira 90% sumber air di kota Yogyakarta telah tercemar dengan bakteri coli. Hal ini disebabkan karena sistem septictank tradisional masih banyak digunakan warga.

"Selain Yogyakarta adalah kota tua, sistem septictank tradisional masih sangat banyak dipakai," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Suyana dalam diskusi Potret Sanitasi Kota Yogyakarta di Rumah Seni Cemeti Yogyakarta, Rabu (12/12/2007).

Dengan kondisi seperti ini, kata Suyana, keberadaan bakteri coli yang tinggi sulit diberantas. Kondisi ini masih diperparah dengan sistem pengelolaan sampah di Kota yang belum optimal. Apalagi, sampai sekarang warga kota belum bisa mengelola sampah karena keterbatasan lokasi.

Dari data yang masuk ke Dinas Lingkungan Hidup, setiap harinya warga Yogyakarta mempu memproduksi 300 ton sampah. Dari jumlah itu baru 82% saja yang bisa terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Lempuyangan.

"Masih cukup besar sampah yang belum bisa kita angkut ke TPA. Apalagi kita prediksi TPA Lempuyangan itu mungkin hanya akan mampu beroperasi dan menampung sampah sampai akhir tahun 2012 saja," papar Suyana.
(Satria Nugraha / Trijaya / jri)

1 komentar:

Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009